Connect with us

Brita Kita

300 Warga Bombana Dites Swab, Tafdil: Ini Upaya Serius Kami Memutus Mata Rantai Covid-19

Ilustrasi (foto: Istimewa)

Bombana

300 Warga Bombana Dites Swab, Tafdil: Ini Upaya Serius Kami Memutus Mata Rantai Covid-19

Bombana, Britakita.id

Upaya serius memutus mata rantai Virus Corona, ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Satgas Covid-19 Kabupaten Bombana. Dimana Kamis (21/5/20) melakukan uji Swab terhadap 300 orang di 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bombana.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bombana, H Tafdil yang mengatakan uji Swab dilakukan sebagai tindakan tegas Satgas Covid-19 Bombana untuk memutus mata rantai Covid-19 di Wonua Bombana.

“Uji Swab dilakukan saat ini adalah uji Swab terbesar di Sultra. Dimana yang akan diuji Swab adalah mereka yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19 kluster Pesantren Temboro dan warga dari Kluster Baru KM. Lapulu,” tegasnya.

Lebih rinci Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Bombana, Heryanto menjelaskan sebelum melaksanakan uji Swab terbesar tersebut dilakukan berdasarkan analisis Kesehatan tim Satgas Covid-19 Bombana secara mandiri.

“Ini bukti kerja nyata Satgas Covid-19 Bombana, yang tidak tinggal diam untuk memutus mata rantai Covid-19. Dan uji Swab hingga 300 orang ini baru dilakukan oleh Bombana, ini menunjukkan bahwa kami jajaran Satgas terus bekerja,” katanya.

Lanjut Ketua PPNI Sultra itu, dalam uji Swab akan dilakukan di tiga Zona yaitu Rumbia, Poleang dan Kabaena yang berjumlah 12 Kecamatan.

“Jadi yang akan di Swab ini mereka yang memiliki kontak erat dengan pasien Positif sebelumnya. Dan untuk diketahui juga sebelum mereka di tes Swab, telah dilakukan karantina mandiri, dimana ada beberapa Kecamatan yang sudah kami karantina,” katanya.

Sedangakan terhadap 62 orang positif Covid-19 yang saat ini dilakukan karantina di Rusunawa Bombana, telah dilakukan uji Swab kedua selama 2 hari berturut turut untuk memastikan apakah mereka sudah sembuh dari virus Covid-19 atau belum.

” Dari dua kali tes selama dua hari berturut turut, kalau hasil kedua duanya adalah negatif maka dinyatakan sembuh dan jika salah satunya hasilnya masih positif  maka dinyatakan belum sembuh sehingga dilakukan lagi karantina 14 hari,” tutupnya.

Laporan: Fendi

Editor: Ruddi


More in Bombana

To Top
error: Content is protected !!