Connect with us

Brita Kita

Pangdam Hasanuddin Pantau Rapid Tes Massal di Pasar Tradisional Makassar

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka saat memantau Rapid Tes Massal di salah satu Pasar Tradisional di Makassar. (Foto: Penerangan Kodam XIV/Hasanuddin)

Nasional

Pangdam Hasanuddin Pantau Rapid Tes Massal di Pasar Tradisional Makassar

image_pdfimage_print

Makassar, Britakita.id

Segala upaya dilakukan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka  untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) khususnya Kota Makassar. Jumat (15/5/20) lalu Satgas Covid-19 Kota Makassar melakukan rapid tes terhadap pedagang dan pengunjung Pasar Butung.

Rapid tes massal tersebut dibenarkan Pangdam Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka  dalam kunjungannya saat memantau berjalannya rapid tes masal tersebut. Dirinya mengatakan Dalam rangka memutus mata rantai virus corona, maka perlu mendapat perhatian salah satunya adalah rapid test massal seperti halnya di pasar Butung.

“Sebab diketahui bahwa pasar merupakan tempat berkumpulnya orang-orang dalam jumlah besar, sehingga, sangat rawan terhadap penyebaran Covid-19. Bila ditemukan reaktif maka akan  di isolasi di tiga tempat yakni Hotel Swiss-Bell,  hotel Almadera dan hotel Harper” jelas Pangdam

Lanjut mantan Danrem 143/HaluOleo itu tak hanya melakukan rapid tes, pihaknya juga membagikan masker kepada pedagang dan pengunjung pasar butung, karena masih ada beberapa masyarakat yang belum menggunakan masker.

“Yang tidak menggunakan masker akan dibagikan kepada pihak PD Pasar Butung,” jelasnya.

Pihak Satgas Covid-19 juga menyiapkan ruang isolasi bagi masyarakat yang hasil rapid tesnya reaktif atau positif. Dimana ada tiga hotel berbintang di Kota Makassar yang disediakan untuk menjadi ruang isolasi salah satunya Hotel Swiss-bell Makassar atau Hotel Almadera.

“Mudah mudahan cepat ditemukan formulasi yg tepat agar masalah ini cepat selesai,” harap Pangdam

Untuk diketahui Jumlah pedagang pasar Butung sebanyak 1.067 orang, sedangkan yang mengikuti permeriksaan Rapid Test Covid-19 tersebut sebanyak 787 orang.

Laporan: Jusmadi

Editor: Ruddi

More in Nasional

To Top