Connect with us

Brita Kita

Reses Perdana, Ketua DPRD Sultra: Penanggulangan Banjir Jadi Perioritas

Ketua DPRD Provinsi Sultra, Abdul Rahman Saleh (Kanan) saat menggelar reses perdananya ditahun 2020 di Kelurahan Bende, Kota Kendari. (Foto: Julpan Britakita.id)

Metro

Reses Perdana, Ketua DPRD Sultra: Penanggulangan Banjir Jadi Perioritas

Kendari, Britakita.id

Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Abdul Rahman Saleh mendengar curhatan masyarakat Kota Kendari yang setiap tahunnya menjadi langganan banjir. Dimana curhatan tersebut dilontarkan kepada Ketua DPRD Sultra saat reses perdana yabg dilakukan di Kelurahan Benda, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Sulaiman salah satu peserta reses yang berasal dari Kota Kendari menyinggung tentang banjir tahunan di Sungai Wanggu. Dimana setiap musim penghuwan warga yang berada dibelantaran Sungai Wanggu selalu menjadi korban banjir.

“Setiap tahun Banjir di Wanggu selalu terjadi, sampai saat ini apa yang telah dilakukan pemerintah? Masyarakat disana selalu menelan pil pahit saat musim penghujan datang harapan kami ada perhatian khusus,”ujarnya.

Lanjut Sulaiman kepada Abdul Rahman Saleh yang merupakan anggota Dewan Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Kendari, agar masalah banjir menjadi perhatian khususnya. Karena bila Sungai Wanggu tidak diperhatikan maka dampaknya setiap terjadi banjir akan lebih besar.

” Harapan kami Ketua DPRD Sultra bisa menjadi jembatan aspirasi kami agar dampak banjir Sungai Wanggu bisa teratasi secepatnya,”katanya.

Masalah banjir juga menjadi keluhan Aan warga Wua-wua yang mengeluhkan genangan air di Jalan Haeba. Dimana dengan bertambahnya bangunan jalan seperti aspal di Jalan Poros Ahmad Yani hingga jalan DI Panjaitan.

“Hujan sedikit pasti ada genangan, dan bila intensitas hujan tinggi dengan waktu yang cukup lama genangan itu meluap. Dan luapan air itu berimbas masuk kerumah warga. Harapan kami itu juga bisa menjadi perhatian,” tutupnya.

Ketua DPRD Sultra, Abdul Rahman Saleh yang mendengarkan aspirasi konstituennya langsung menjadikan curhatan peserta reses menjadi program perioritasnya.

“Masalah banjir itu menjadi PR kita bersama, dan itu selalu menjadi perhatian kami dan Pemerintah Provinsi hingga Kota. Itu nanti akan menjadi perioritas kami,”paparnya.

Keseriusan menyerap asripari masyarakat terkait wilayah yang menjadi langganan banjir, ditunjukkan Abdul Rahman Saleh. Dimana dalam resea tersebut dirinya mengatakan akan segera menggelar rapat bersama stekholder terkait untuk penanganan masalah banjir di Kota Kendari.

“Pak Sekwan segera buat jadwal rapat dan undang seluruh stekholder terkait. Kita upayakan akan dimasukkan dalam perencanaan ABPD. Dan kami juga telah bertemu dengan Pemprov dalam hal ini Bappeda yang mengatakan bila ada program yang mempunyai skala perioritas maka akan segera direalisasikan,”tutupnya.

Laporan: Julpan
Editor: Ruddi


More in Metro

To Top
error: Content is protected !!