Connect with us

Brita Kita

Perbaikan Gedung DPRD Provinsi Sultra Dianggarkan Rp 2 Miliar

Plt Sekwan DPRD Sultra H. Trio Prasetio Prahasto Saat Memberikan Keterangan. (Foto: Adam britakita.id)

Metro

Perbaikan Gedung DPRD Provinsi Sultra Dianggarkan Rp 2 Miliar

Kendari, Britakita.id

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menganggarkan perbaikan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra sebanyak Rp 2 miliar.

Rencana rahabilitasi gedung tersebut akan dikerjakan awal Maret 2020. Diketahui, dana itu tidak masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggatan (DPA) Sekretariat DPRD.

Plt Sekretaris DPRD Sultra H. Trio Prasetio Prahasto mengatakan, Insya Allah berdasarkan hasil konsultasi dengan pihak Pemprov dana perbaikan gedung yang telah dirusak oleh masa aksi dalam penolakan sejumlah revisi UU KPK akan masuk dalam dana kontijensi di tahun 2020 ini.

Mengenai kendaraan staf yang juga dibakar oleh para pendemo itu tidak dianggarakan. “Saya juga sudah berupaya untuk dianggarkan, namun tidak setujui. Oleh karena itu, saya meminta maaf kepada staf Sekretariat DPRD, karena tidak ada biaya untuk pergantian kendaraannya,” ucapnya saat ditemui di salah satu Warkop yang ada di Kota Kendari. Jumat, (16/01).

Ia menguraikan, gedung yang akan direhabilitasi adalah gedung A dan gedung C. Karena gedung tersebut rusak parah akibat dibakar oleh mahasiswa yang menggelar demo beberapa bulan lalu, tepatnya 26 September 2019. Parahnya lagi gedung B yang juga dibakar para pendemo, sama sekali tidak bisa digunakan.

Akan tetapi, gedung B akan dianggarkan tersendiri. Hal itu juga merupakan hasil komunikasi dengan Gubernur Sultra, Ali Mazi. gedung B tersebut akan dihancurkan dan dibangun kembali gedung baru. “Sebenarnya gedung B juga sudah tidak layak digunakan, karena gedung tua, dan juga rusak akibat dibakar oleh para demonstran,” paparnya.

Selain itu, ia menuturkan, sana sebesar 2 miliar itu bukan hanya untuk membangun gedung A dan gedung C melainkan membangun pagar pembatas antara Bulog dan Dewan.

Tak hanya itu dana Rp 2 miliar itu juga akan dibelikan perlengkapan sekretariat Dewan, karena beberapa perlengkapan juga ikut dibakar oleh para masa aksi. “Insya Allah cukup untuk memperbaiki gedung, pagar pembatas dan peralatan kantor,” urainya.

Untuk kondisi gedung saat ini, karena seharusnya staf itu berkantor di gedung B, namun karena dibakar, sehingga mereka berkantor di ruangan-ruangan anggota Dewan. “Namun, sama sekali tidak mempengaruhi kinerja mereka, dan tetap bekerja sebagaimana mestinya,” tutupnya.

Laporan: Adam
Editor: Ruddi


More in Metro




To Top
error: Content is protected !!