Connect with us

Brita Kita

Istri Alimazi, Tak Memenuhi Syarat Menjadi Calon Ketua KONI

Istri Gubernur Sultra, Agista Ariyani (Foto: Istimewa)

Olahraga

Istri Alimazi, Tak Memenuhi Syarat Menjadi Calon Ketua KONI

image_pdfimage_print

Kendari, Britakita.id

Tak memenuhi syarat untuk menjadi Calon ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra, Tim Penjaringan dan Penyaringan(TPP) KONI Sultra diminta mendiskualifikasi Istri Gubernur Agista Ariyani. Pencalonan Istri Gubernur Sultra Alimazi juga dinilai akan mendapatkan intervensi yang sangat tinggi nantinya.

Persyaratannya, Calon Ketua KONI Sultra harus berdomisili di Sultra yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Kartu Keluarga (KK). Bukan hanya itu, Calon Ketua KONI harus pernah menjabat sebagai Ketua Umum Kabupaten/Kota atau Ketua Umum Pengprov Cabang Olahraga atau pernah menjabat sebagai unsur pimpinan KONI minimal satu periode kepengurusan yang dibuktikan dengan Surat Keputusan (SK). Sementara Agista Ariyani tak memenuhi hal tersebut.

Hal itu disampaikan langsung Ketua Cabang Olahraga (Cabor), Wushu yang juga Bakal Calon Ketua KONI Sultra Achmad Wahab. Dikatakannya selama ini Agista Ariyani tidak pernah menjabat sebagai Ketua Umum Cabor di Sultra. Bagaimana bisa pengelolaan KONI Sultra berjalan dengan efektif dan efisien jika Calon Ketua KONI (Agista Ariyani, red), tidak berdomisili pada wilayah kerjanya apalagi tidak memiliki pengalaman khusus bidang keolahragaan.

Tak hanya itu, jika mengacu pada aturan bahwa pengurus KONI Provinsi, Kabupaten/Kota harus bersifat mandiri dan tidak terikat dengan jabatan struktural dan jabatan publik. Mandiri yang dimaksud adalah bebas dari pengaruh dan intervensi dari pihak manapun untuk menjaga netralitas dan menjaga keprofesionalisan pengelolaan keolahragaan. “Kita tahu sendiri Agista itu istri Gubernur Sultra. Jadi, untuk masa depan KONI yang lebih baik, TPP KONI Sultra harus melakukan diskualifikasi sebagai Calon Ketua KONI Sultra,” tegasnya. Minggu, (22/09) sore.

Untuk itu ia meminta kepada TPP KONI Sultra untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebaik baiknya. Dalam hal ini menetapkan Ketua KONI Sultra benar benar berlandaskan aturan hukum. “Jangan karena diintervensi oleh pihak pihak tertentu, sehingga menetapkan Ketua KONI yang tidak sesuai dengan kapasitasnya,” jelas Achmad Wahab.

Laporan: Adam
Editor: Ruddi

Continue Reading

More in Olahraga

To Top